Karawang, 26 November 2025 — Universitas Singaperbangsa Karawang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penyusunan Modul Ajar Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) pada Selasa 26 November 2025 di Aula Gedung Opon. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, khususnya pada mata kuliah MKWU..
Kegiatan diikuti oleh para dosen pengampu MKWU di lingkungan Universitas Singaperbangsa Karawang. Fokus utama kegiatan adalah penguatan kapasitas dosen dalam menyusun modul ajar yang selaras dengan Outcome-Based Education (OBE) serta capaian pembelajaran lulusan (CPL).
Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan unsika menyampaikan bahwa MKWU memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi akademik mahasiswa.
“Mata Kuliah Wajib Umum, bukan sekadar mata kuliah dasar, tetapi merupakan fondasi dalam membangun kemampuan berpikir kritis dan komunikasi akademik mahasiswa,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi terkait prinsip penyusunan modul ajar berbasis OBE, integrasi keterampilan abad ke-21, serta pengembangan asesmen autentik. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan modul ajar secara berkelompok yang kemudian didiskusikan bersama narasumber.
Salah satu narasumber kegiatan menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
“Pembelajaran Bahasa Indonesia harus mampu melampaui aspek kebahasaan. Dosen perlu mendorong mahasiswa untuk terampil menulis akademik, berpikir kritis, dan memiliki literasi informasi yang kuat,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan modul ajar MKWU yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa secara komprehensif. Hasil dari kegiatan ini selanjutnya akan diimplementasikan dalam proses pembelajaran di masing-masing program studi.

